Postingan

BAB 6 TEORI TINGKAH LAKU KONSUMEN DENGAN PENDEKATAN GUNA ORDINAL

  TEORI TINGKAH LAKU KONSUMEN DENGAN PENDEKATAN GUNA ORDINAL   Pendekatan ordinal menggunakan pengukuran ordinal (bertingkat) dalam menganalisis kepuasan konsumen. Pendekatan ini menyatakan bahwa kepuasan itu tidak dapat diukur secara kuantitatif, melainkan sifatnya bertingkat/berjenjang, dan hanya bisa dibandingkan. Berikut ini adalah asumsi-asumsi dalam pendekatan ordinal : Rationality . Setiap konsumen diasumsikan bertindak rasional, yaitu berusaha mengejar kepuasan maksimum meski dihadapkan dengan keterbatasan anggaran. Utility is Ordinal . Berdasarkan asumsi ini, kepuasan itu tidak dapat diukur, namun hanya bisa dibandingkan (sifatnya bertingkat). Transitivity and Consistency of Choice . Konsumen senantiasa konsisten dalam membuat pilihan antara berbagai kombinasi barang. Non Satiation . Asumsi ini menyatakan bahwa konsumen menyukai barang yang lebih banyak daripada yang sedikit. Konsumen juga diasumsikan selalu ingin...

Bab 4 Elastisitas Pendapatan dan Silang

Gambar
  Elastisitas Pendapatan dan Elastisitas Silang     Elastisitas Pendapatan Elastisitas pendapatan  atau yang disebut juga dengan  income elasticity  adalah tingkat perubahan respon yang merujuk pada permintaan suatu barang (X) akibat perubahan pendapatan konsumen; baik menjadi lebih tinggi atau lebih rendah.  Ketika pendapatan konsumen meningkat, biasanya permintaan barang-barang tertentu akan ikut meningkat juga. Pasalnya, dengan pendapatan yang lebih banyak, maka semakin banyak pula uang yang digunakan untuk belanja.  Rumus Elastisitas Pendapatan Fungsi Elastisitas Pendapatan 1.       Dapat digunakan untuk menyesuaikan anggaran belanja suatu negara. 2.       Untuk menyesuaikan jumlah barang yang dibutuhkan. 3.       Permintaan jenis barang. 4.       Dapat mengetahui seberapa besar permintaan barang yang dibutuhkan pasar. Faktor – Fak...

Bab 3 Elastisitas Permintaan dan Penawaran

Gambar
Elastisitas Permintaan dan Penawaran Di dalam ilmu ekonomi dikenal dua macam elastisitas, yaitu elastisitas permintaan (demand elasticity), dan elastisitas penawaran (supply elasticity). Elastisitas Permintaan Elastisitas permintaan (price elasticity of demand) adalah perubahan jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga dari barang tersebut. Sebuah permintaan dikatakan elastis jika kuantitas barang yang diminta akan berubah banyak akibat harga berubah. Sebaliknya, permintaan dikatakan inelastis bila kuantitas barang yang diminta hanya sedikit berubah akibat harga berubah. Sedangkan besar kecil nya suatu perubahan permintaan tersebut dinyatakan dalam koefisien elastisitas atau angka elastisitas yang di simbolkan ( E ), yang dinyatakan dalam rumus berikut ini : Keterangan : ΔQ = perubahan terhadap jumlah permintaan. ΔP = perubahan dari harga barang. P = harga awal. Q = jumlah permintaan awal. Ed = elastisitas dari permintaan. Macam – Macam Elastisitas Permintaan 1. Ed > 1 dise...

Bab 2 Keseimbangan Pasar

Gambar
BAB 2 KESEIMBANGAN PASAR 1. Pengertian Keseimbangan Pasar     Keseimbangan pasar adalah terbentuknya suatu harga keseimbangan, dengan kata lain menggambarkan kesamaan antara harga yang ditawarkan oleh produsen dengan produk yang diinginkan konsumen. Pada kondisi ini, akan tercipta harga keseimbangan (equilibrium price) dan jumlah keseimbangan (equilibrium quantity). Pada kondisi keseimbangan, harga dan kuantitas cenderung tida berubah, selama faktor lain tetap (tidak berubah). Pasar suatu macam barang dikatakan berada dalam keseimbangan (equilibrium) apabila jumlah barang yang diminta di pasar tersebut sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.  Kondisi keseimbangan pasar ini jika dinyatakan secara matematis dan grafis akan menjadi seperti berikut ini. Maka yang disebut dengan kurva keseimbangan pasar adalah seperti berikut ini :      Pada kondisi keseimbangan pasar ( market equilibrium),  kuantitas permintaan (QD) akan sama dengan kuantitas penaw...

Bab 1 Supply dan Demand

    Permintaan atau demand adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada berbagai tingkat harga. Sedangkan penawaran atau supply adalah barang atau jasa yang ditawarkan pada jumlah dan tingkat harga tertentu.  Permintaan (Demand)   Dalam permintaan harus menyesuaikan dengan kebutuhan kita, karena semakin besar permintaan kita terhadap suatu produk, otomatis sumber dayanya pun bisa mengakibatkan kelangkaan bahan produksi.  Makin rendah harga suatu komoditas maka akan semakin banyak jumlah komoditas yang diminta, begitupun sebaliknya. Jenis - Jenis Permintaan Berdasarkan Daya Beli Konsumen - Permintaan Absolut, yaitu permintaan yang tidak disertai daya beli, sehingga tidak terjadi transaksi. - Permintaan Potensial, atau permintaan yang disertai daya beli namun belum terjadi transaksi. - Permintaan Efektif, yang permintaan disertai daya beli dan sudah terjadi transaksi.  Berdasarkan Jumlah   - Permintaan Individu, yaitu permintaan oleh satu o...